Pada Senin, 12 Januari 2025, Tim Puskesmas Guluk-Guluk melaksanakan kegiatan penyuluhan kesehatan sekaligus pemeriksaan terhadap terduga kasus Chikungunya di Desa Bragung. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pencegahan dan pengendalian penyakit yang ditularkan oleh nyamuk, khususnya Chikungunya dan Demam Berdarah Dengue (DBD).
Dalam pelaksanaannya, tim bergerak menyisir tujuh dusun, yaitu Dusun Lengkong Timur, Lengkong Barat, Lengkong Dajah, Banlapah, Pareba’an, Angsanah, dan Dusun Gunung. Selain memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pencegahan penyakit berbasis lingkungan, tim juga melakukan inspeksi di lingkungan di sekitar rumah warga.
Hasil inspeksi menunjukkan bahwa dari 26 kamar mandi yang diperiksa, ditemukan 10 kamar mandi positif terdapat jentik nyamuk. Selain itu, di sekitar rumah warga masih banyak ditemukan genangan air serta tempat penampungan air yang terbuka, sehingga berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk. Temuan ini menjadi perhatian serius dan langsung disampaikan kepada warga sebagai bahan edukasi agar lebih aktif menerapkan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) melalui gerakan 3M Plus.
Selain itu Tim Puskesmas Guluk-Guluk juga melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap warga yang terduga Chikungunya. Pemeriksaan ini melibatkan tenaga kesehatan setempat, programmer DBD, programmer kesehatan lingkungan, serta tenaga ATLM. Dari hasil pemeriksaan terhadap 8 orang terduga Chikungunya, diperoleh 2 orang dengan hasil reaktif, masing-masing berasal dari Dusun Lengkong Timur dan Dusun Banlapah. Meski demikian, kedua warga tersebut berada dalam kondisi klinis yang baik. Hasil reaktif tersebut diduga karena yang bersangkutan baru saja sembuh dari sakit sebelumnya.
Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Kepala Desa Bragung, Hj. Latifa, S.Pd., yang mengapresiasi langkah cepat dan responsif Puskesmas Guluk-Guluk dalam menjaga dan melindungi kesehatan masyarakat. Diharapkan melalui kegiatan ini, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kebersihan lingkungan semakin meningkat, sehingga risiko penularan penyakit yang ditularkan oleh nyamuk dapat ditekan.