2025-07-10 11:30:48
Guluk-Guluk, [26/6/25] – Dalam upaya meningkatkan keterampilan serta pengetahuan tenaga kesehatan dalam menangani kegawatdaruratan pada ibu hamil, Puskesmas Guluk-Guluk kembali mengadakan kegiatan sosialisasi rutin. Topik yang diangkat kali ini adalah manajemen perdarahan pasca salin dan hipertensi dalam kehamilan, dua kondisi yang merupakan penyebab utama kematian ibu di Indonesia.
Kegiatan ini dilaksanakan pada [26/6/25], bertempat di Aula Puskesmas Guluk-Guluk, dan dihadiri oleh berbagai tenaga kesehatan seperti bidan, perawat, serta dokter umum yang bertugas di wilayah kerja Puskesmas Guluk-Guluk.
“Kegiatan ini sangat penting untuk memperkuat kesiapsiagaan tenaga kesehatan, terutama dalam situasi darurat obstetri yang membutuhkan penanganan cepat dan tepat,” ujar dr. Sari Yuli Yarti, M.Kes selaku Kepala Puskesmas Guluk-guluk
Dalam sesi sosialisasi, peserta dibekali dengan:
• Pengetahuan terkini mengenai penanganan perdarahan pasca salin (PPH) termasuk langkah-langkah preventif dan tata laksana aktif kala tiga (AMTSL/Active Management of the Third Stage of Labor ) :
• Pengenalan dan penatalaksanaan hipertensi dalam kehamilan, termasuk preeklamsia dan eklamsia,
• Simulasi penanganan kasus secara langsung menggunakan alat bantu manekin dan skenario lapangan.
Sosialisasi ini dibawakan oleh dr. Fita Rabianti dan dr. Syarifatul Qomariyah. Acara berlangsung dengan interaktif, diselingi tanya jawab, diskusi kelompok, dan studi kasus. Harapannya, kegiatan ini dapat meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan dalam menurunkan angka kesakitan dan kematian ibu hamil dan bersalin.
Puskesmas Guluk-Guluk berkomitmen untuk terus mengadakan kegiatan peningkatan kapasitas secara berkala. Dengan adanya kegiatan sosialisasi rutin seperti ini, diharapkan seluruh tenaga kesehatan di wilayah kerja puskesmas dapat lebih sigap dan profesional dalam menangani kegawatdaruratan obstetri.